Saturday, December 22, 2018

Habib Bahar bin Smith Tertangkap - Kriminalisasi Ulama?

with 0 Comment
Question : 

Apa pendapatmu dengan tertangkapnya Habib Bahar bin Smith? Mengapa banyak masyarakat yang mengatakan penangkapan tersebut adalah kriminalisasi ulama?

Answer :

Banyak? Wait.. what? Seberapa banyak emangnya? Udah dihitung kah?

Yada yada.. gini loh.. 

Serius inih!

Umat Islam seharusnya tidak dengan mudah menyematkan gelar Ulama kepada seseorang. Ulama adalah gelar tertinggi sebagai pewaris “pekerjaan” Nabi. Jauh lebih tinggi dibanding gelar Kyai, atau Ustad.

Tapi kenyataan yang terjadi.. ada orang baru ceramah di sana-sini saja sudah digelari Ulama. Tanpa meneliti kualitas materi ceramah-ceramahnya, tanpa menengok derajat keilmuan yang dimiliki, bahkan tanpa mengecek karya-karya yang dihasilkan oleh ybs (buku/kitab misalnya).

Hanya sekedar modal “mantan santri” atau "lulusan pondok pesantren", seolah sudah mempunyai sertifikat bergelar Ulama.

Ada artis hijrah sedang sharing pengalaman tiba-tiba digelari Ustad, ada lagi pemburu hantu dan paranormal dipanggil Kyai. Belum lagi ada Ustad cilik, Ustad Seleb, dan seterusnya.



Berdakwah (menyeru kepada kebajikan) bisa dilakukan siapa saja. Orang yang berdakwah disebut Da’i. Tapi kalau menyeru kepada keburukan, namanya adalah provokator.

Nah untuk Habib Bahar ini.. jangankan disebut Ulama, bahkan masih jauh dari gelar Da’i. Lebih tepat disebut sebagai ……….

(Isilah titik-titik di atas sesuai prasangka buruk anda, haa..)

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending

Arsip Blog