Sunday, December 2, 2018

Dunia ini Nggak Adil

with 0 Comment
Pertanyaan dari forum sebelah :

Kapan pertama kalinya kamu sadar kalau hidup itu tidak adil?

Beberapa tahun lalu. Lupa pastinya tahun berapa.

Saat itu saya sedang melihat foto-foto jadul (yang belum pernah saya lihat sebelumnya) di salah satu forum internet. Dokumentasi era dimana perbudakan masih legal. Terutama foto-foto kekejaman yang dialami para budak. Manusia dirantai seperti binatang, disiksa, dipaksa bekerja, diperjual-belikan, diperlakukan lebih rendah daripada binatang.

Yang paling menyedihkan, bahkan mereka sama sekali tidak punya keberanian untuk melawan. Yap, waktu itu hati saya sukses hancur lebur.

Abis itu saya mikir.. kasihan sekali anak yang lahir dari keluarga budak. Seumur hidupnya, dia juga akan menjadi budak.

Mereka sama sekali nggak ada kesempatan untuk menikmati hidup, karena hidupnya terpaksa dihabiskan untuk melakukan segala perintah tuannya.

Sebenarnya udah sejak lama saya mengetahui hal ini, hanya saja belum menyadari sepenuhnya. Foto-foto itu yang membuat saya terpicu. Kok bisa manusia diperlakukan seperti itu. Bahkan foto-foto itu masih terekam jelas dalam memori otak saya sampai sekarang.

Anyway, sejak saat itu saya sadar bahwa dunia memang nggak adil.



Pengen saya lampirkan foto yang dulu saya lihat, satu atau dua di sini. Sayangnya barusan saya cari nggak ketemu.

Contoh ketidakadilan lainnya, ada bayi lahir cacat, dibuang ortunya, dipungut pemulung, ujungnya menjadi pengemis/gelandangan juga, giliran udah tua malah mati ditusuk preman terminal. Bisa jadi ini kejadian fiktif, bisa jadi nyata, atau minimal ada kejadian mirip seperti itu. Iya kan?

Bagaimana kamu menanggapinya?

Jika diambil dari konteks perbudakan yang saya tulis di atas. Setelah berfikir keras, maka satu-satunya pelajaran/tindakan adalah berjuang. Jangan mau ditindas orang lain, jangan mau dibully, jangan mau diintimidasi, jangan mau dihina, jangan mau diperas, jangan mau dibodohi, apalagi ditipu, dst. Intinya, wajib memperjuangkan diri, jangan pasrah.

Contoh paling sederhana, jika ada orang mangkir membayar hutang. Saya bakalan pantang menyerah untuk menagih uangnya, itu hak saya. Enak aja minjem nggak dibalikin. He he.. kan biar adil.

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending