Monday, December 31, 2018

5 Negara Bangkrut Karena Utang

with 0 Comment
Argentina
Tahun 2001, negara yang kini menjadi negara bisnis ini pernah bangkrut karena tak mampu membayar utang sebesar 100 Miliar Dollar AS.

Uruguay
Negara yang kini menjadi The Great Power ini bangkrut pada tahun 2003 yang merupakan imbas dari bangkrutnya Republik Argentina. Ironis kan? Kebangkrutan suatu negara membuat negara lain ikut bangkrut.

Belize
Negara wisata ini pernah bangkrut juga tahun 2014 karena gagal membayar utang.

Dominika
Negara wisata lain di wilayah teluk Meksiko (selain Belize) ini juga pernah bangkrut pada tahun 2004, lagi-lagi karena gagal membayar utang.

Yunani
Yap.. Negara para Dewa ini pernah juga bangkrut pada tahun 2015. Bisa ditebak dong, karena apa? Yes, betul sekali. Utang. Jawaban yang tepat.

Kalau diingat beberapa tahun lalu, Yunani sering muncul dalam berita kan? Sering kerusuhan. Politik dan keamanan kacau, banyak demonstrasi, teror dan kriminalitas merajalela. Perekonomian nggak stabil, banyak orang kena PHK,  harga (barang dan jasa) otomatis juga kacau. Belum lagi soal intervensi negara asing yang (mungkin berdalih) ingin membantu, tapi pastinya hanya bertujuan mengeruk keuntungan.

Ya begitulah suasana di negara bangkrut, walaupun sebelumnya kelihatan bermewah-mewahan, pembangunan pesat, dan seterusnya. Eh berujung kerusuhan.

Dilematis utang

Utang? Apakah ini diperlukan? Atau tidak? Kenapa negara harus berutang? 

Sebuah negara biasanya berutang, karena ingin membuat proyek ambisius bagi negaranya. Mereka pikir bahwa jika proyek itu jadi, akan bisa menutup utang mereka. 

Faktanya, mereka malah terlena oleh utang dan terus menambah utang untuk proyek-proyek selanjutnya, padahal utang yang lalu juga belum terbayar.

Itulah mungkin yang disebut keserakahan manusia? Untuk apa Anda punya gedung-gedung tinggi, kereta dengan kecepatan 500 Kilometer per jam, jembatan di atas laut yang panjang, atau bendungan raksasa, jika anak cucu anda nantinya akan menanggung beban utang anda??

Jadi jika ditanya apakah negara bisa hidup tanpa utang? Jawabannya bisa. Tetapi jangan bermimpi pembangunan berjalan instant. Jangan harap ada kereta cepat, gedung tinggi atau teknologi super canggih, karena semua itu mesti diwujudkan secara perlahan jika tanpa utang..

Nah bukankah lebih baik begitu? 

Bukankah lebih baik teknologi sedikit tertinggal dibanding harus membebankan utang ke anak cucu kita? Saya yakin kok negara tanpa utang yang membangun secara perlahan, suatu hari juga tetap bisa mengejar “kenyamanan” negara-negara yang berutang.

Tidak usah takut dihina sebagai negara berkembang, negara dunia ketiga, dan omong kosong semacam itu. Toh bukankah yang paling penting adalah kebahagiaan rakyatnya? Jadi bangunlah sesuai kemampuan.

Karena ini demi generasi berikutnya, bukan hanya kita.



Utang Indonesia

Argentina menyatakan bangkrut ketika utang negara tembus 100 Miliar Dolar. Bagaimana dengan Indonesia?

Okelah itu terjadi pada tahun 2001. Tinggal konversi aja (dengan asumsi dan estimasi.. heee..) sampai ke tahun 2018 berapa, ya kan susah amat..

Anyway.. Bank Indonesia (BI) mencatat, utang luar negeri Indonesia mencapai 358 Miliar Dolar AS pada akhir Juli 2018. Angka itu meningkat 4,1 persen dibanding periode sama di tahun 2017 (year on year). 

Jika dirupiahkan, utang luar negeri Indonesia itu setara 5.191 Triliun Rupiah dengan asumsi 14.500 per dolar AS.  

LIMA RIBU TRILIUN. Saya yakin kalian nggak bisa membayangkan uang 5K triliun jika dipakai untuk membeli salome. 

Nah penduduk Indonesia saat ini sekitar 265 Juta orang. Dibagi aja sendiri, berapa beban yang harus dibayar masing-masing orang jika harus patungan.

Ringan? Oke sekarang cari data berapa banyak orang Indonesia berusia produktif? Buang yang masih cabe-cabean labil (atau yang lebih buruk dari itu). Setelah itu (dari data usia produktif tadi) seleksi lagi yang termasuk golongan menengah ke atas. Ha ha.. pusing kan? Kaum menengah ke bawah mana mungkin mampu ikut patungan.

Mendingan Presiden minta bantuan Bos Djarum, Bos BCA, atau yang lainnya untuk melunasi utang negara. Oh ternyata nggak ngaruh juga. Udah kelewatan banyak utang negara ini.

But jangan salah.. ternyata...

BI menyatakan, utang Indonesia masih terkendali dan sehat.

Saya memang bukan Ekonom, but WHAT THE F"K, Broo..!! Sehat jare..

Iya kalau dari setiap tahun nilai utang negara berkurang (karena berusaha mencicil, ya kan?). Lah faktanya, dari tahun ke tahun beban utangnya justru selalu bertambah banyak. Bukan cuma bertambah karena kenaikan suku bunga, namun karena negara kita ini memang hobi sekali menambah utang setiap tahun.

Kalau konsisten terus aja gini sampai beberapa tahun ke depan, siap-siap aja negara bangkrut.

Jadi kangen Pak Habibie, beliau ini keren sekali saat menjadi Presiden RI menghadapi Krisis. Sayangnya terlalu singkat memimpin Indonesia, itupun malah ditolak pertanggung jawaban kerjanya oleh MPR cuma gara-gara Timor Timur lepas.

Anyway lagi.. saya baru tau kalau Negara pemberi Utang terbesar untuk Indonesia adalah Singapura. Sebesar 57an Miliar Dolar AS. HOW THE F"K!! Negara kecil mungil ngono..

Kesimpulan

Kemungkinan, saya baru akan ikut serta mencoblos pemilu, jika ada Calon Presiden yang menolak Utang Luar Negeri. Hehe kali aja ada. Biarin lah hidup sederhana, lagipula sejak dulu sampai sekarang juga Indonesia tetap berstatus Negara Berkembang. Nggak ada ruginya. Daripada banyak utang malah resiko bangkrut lalu status berubah menjadi Negara Miskin.

Lebih baik fokus melunasi hutang. Pembangunan bisa ditekan hanya di sektor inti. Sedangkan sektor pendukung bisa "diswastakan" dengan pengawasan, biar nggak terlalu banyak korupsi, nggak terlalu banyak proyek pemerintah yang macet di tengah jalan.

Pertanyaan yang sungguh bijak di pagi hari ini :
Apa kabar Pasar Induk Wonosobo? Udah berapa tahun terbengkalai? Siapa sih Bupatinya? Oh iya.. denger-denger Alun-alun Kota udah nggak boleh dipakai untuk jualan ya? Oke oke..

Malam Tahun Baru 2019

with 0 Comment
Oke malam tahun baru kali ini dimeriahkan oleh berita-berita pilu.

Iseng buka twitter, langsung muncul feeds dari Ketua BNPB (Badan Nasional Penangguangan Bencana), Pak Sutopo yang ane follow akunnya :

Bencana Longsor

Longsor perbukitan meluncur mengikuti lereng dan menimbun sekitar 34 rumah kampung adat di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada 31/12/2018. Tim SAR gabungan masih menuju lokasi bencana. Evakuasi terkendala cuaca hujan, gelap dan komunikasi.

Update Korban Tsunami

Korban tsunami di Selat Sunda terus bertambah. Hingga H+9 (31/12/2018) tercatat:

- 437 orang meninggal dunia
- 14.059 orang luka-luka
- 16 orang hilang
- 33.719 orang mengungsi
- 2.752 rumah rusak
- 510 kapal dan perahu rusak
- Dll.

Diperkirakan korban masih akan bertambah.


Keluar dari Zona Nyaman

with 0 Comment
Heck.. i hate this words

Katanya langkah awal orang sukses adalah orang yang berani "keluar dari zona nyaman". 

Really?

Boleh aja mencari pengalaman baru yang lebih menantang, meninggalkan zona nyaman, biar lebih berkembang. Tapi bukan berarti harus ditinggalkan sepenuhnya. 

Bisa-bisa malah "kaget" lalu "gila", ujungnya "mengutuk diri sendiri". 

Keluar dari Zona Nyaman

Kalimat ini berbahaya. Biasanya dijadikan senjata andalan mentor-mentor bisnis, atau motivator-motivator (sok bijak) yang bicara tentang bisnis (bahkan tentang kehidupan). 

Ada satu lagi senjata lainnya yang selalu digembar-gemborkan, yaitu "Follow your passion".

Mungkin ada benarnya, tapi setiap kali saya mendengar ada orang berkata atau menulis dua kalimat ini, udah otomatis mulut ini langsung ketawa sinis. Minimal nyengir ataupun meringis.

Udah selesai ketawa sinis, langsung muncul dorongan untuk nyinyir. Untung biasanya masih kuat untuk menahan. Mending diam sajalah, daripada capek berdebat. Nggak ada gunanya. Lebih baik corat-coret di Blog, lumayan nambah artikel.


Entah udah berapa banyak orang yang "tertipu" dengan kata-kata "keluar dari zona nyaman". 

Orang udah enak punya pekerjaan tetap, misalnya. 

Job desc ringan, penghasilan bagus, malah diejek dengan kata-kata "hidup monoton, membosankan", "nggak akan maju/kaya jika hanya mengandalkan gaji pas-pasan", dan seterusnya. 

Akhirnya orang ini terprovokasi lalu keluar dari pekerjaannya, kemudian memulai bisnis. 

Dikiranya merintis bisnis itu enak. Bisa bebas waktu dan bebas uang. Nyatanya hampir semua bisnis membutuhkan trial dan eror. Nggak peduli startup maupun franchise, semua mempunyai resiko, semua butuh trial dan eror. Orang yang nggak kuat mental, nggak sabar, pasti bakal putus asa.

Kan hamsyong.. iya kalau masih bisa bangkit untuk diperbaiki, atau bahkan bisa banting setir. Lah kalau sampai menghabiskan seluruh sumber daya, atau bahkan sampai meninggalkan hutang usaha, kan tambah bahaya.

So, daripada nekad "keluar dari zona nyaman", mending "memperluas zona nyaman" itu sendiri. Nggak perlu bertindak ekstrim. Zona nyaman yang udah ada, diperluas lagi skalanya, kan lebih enak begitu.

Saturday, December 22, 2018

Di Kotamu, Uang 100 ribu bisa dapat apa?

with 0 Comment
Question :

Apa yang bisa kamu dapatkan dengan uang 100 ribu di kotamu?

Answer :

Sembari menunggu makanan datang, mendingan corat-coret lagi di sini.


Dengan 100rb, nggak jauh-jauh, kemungkinan besar paling saya akan membeli makanan juga, he he.. harga makanan di sini murah meriah.
  • Nasi padang lauk ayam : 15 ribu
  • Sate telur puyuh 4 tusuk di angkringan : 10 ribu
  • Sate ati ayam (bukan rempelo) 4 tusuk : 10 ribu
  • Martabak telur : 20 ribu
  • Gorengan : 10 ribu
  • Es teh manis 2 gelas : 5 ribu
  • Sisanya untuk beli rokok (saya perokok) dan ongkos parkir

Begitu cara saya menghibur diri. Pesta kecil-kecilan untuk diri sendiri. Saya selalu membeli makanan kesukaan ketika sedang suntuk atau setelah melakukan suatu pencapaian tertentu (semacam personal reward).

Makanan berlimpah sudah cukup membahagiakan. Simpel sekali hidupku. Hehe..

Contoh Orang yang Memiliki Selera Musik Buruk

with 0 Comment
Question :

Apa saja contoh dari orang-orang yang kamu golongkan sebagai mereka yang memiliki selera musik buruk?

Answer :

Ketika terdengar lagu Bohemiam Rhapsody sedang diputar, namun orang di sebelah saya nggak ikutan nyanyi. Fixed, orang ini mempunyai selera musik yang buruk. 

Ingat, hukum ini udah berlaku lama, sejak jutaan tahun lalu, sebelum film yang dibintangi Rami Malek dirilis kemarin, hee..

Atau..



Setiap kali terdengar lagu (apapun), orang ini selalu berusaha ikutan nyanyi. 

Sayangnya bagi dia, semua lagu mempunyai lirik yang sama “am… emm.. am.. emm..”, hanya bisa menggumam dan mendengung, tapi tetap memaksakan diri untuk mengikuti irama lagu. Maksimal cuma “na.. naa.. naaa.. na..”, alias sama sekali nggak hafal lirik lagu tsb.

Ketika dites “Lagunya siapa cobak?”, dia jawab “Ha ha.. lupa, bentar tak inget-inget..”. Ditungguin sampai kiamat, jawabannya selalu ngawur.

Habib Bahar bin Smith Tertangkap - Kriminalisasi Ulama?

with 0 Comment
Question : 

Apa pendapatmu dengan tertangkapnya Habib Bahar bin Smith? Mengapa banyak masyarakat yang mengatakan penangkapan tersebut adalah kriminalisasi ulama?

Answer :

Banyak? Wait.. what? Seberapa banyak emangnya? Udah dihitung kah?

Yada yada.. gini loh.. 

Serius inih!

Umat Islam seharusnya tidak dengan mudah menyematkan gelar Ulama kepada seseorang. Ulama adalah gelar tertinggi sebagai pewaris “pekerjaan” Nabi. Jauh lebih tinggi dibanding gelar Kyai, atau Ustad.

Tapi kenyataan yang terjadi.. ada orang baru ceramah di sana-sini saja sudah digelari Ulama. Tanpa meneliti kualitas materi ceramah-ceramahnya, tanpa menengok derajat keilmuan yang dimiliki, bahkan tanpa mengecek karya-karya yang dihasilkan oleh ybs (buku/kitab misalnya).

Hanya sekedar modal “mantan santri” atau "lulusan pondok pesantren", seolah sudah mempunyai sertifikat bergelar Ulama.

Ada artis hijrah sedang sharing pengalaman tiba-tiba digelari Ustad, ada lagi pemburu hantu dan paranormal dipanggil Kyai. Belum lagi ada Ustad cilik, Ustad Seleb, dan seterusnya.



Berdakwah (menyeru kepada kebajikan) bisa dilakukan siapa saja. Orang yang berdakwah disebut Da’i. Tapi kalau menyeru kepada keburukan, namanya adalah provokator.

Nah untuk Habib Bahar ini.. jangankan disebut Ulama, bahkan masih jauh dari gelar Da’i. Lebih tepat disebut sebagai ……….

(Isilah titik-titik di atas sesuai prasangka buruk anda, haa..)

Friday, December 21, 2018

Cara Merayakan Ulang Tahun

with 0 Comment
Ada orang Temanggung nanyak...

Question : 
Apa yang harus saya lakukan saat berulang tahun selain menentukan tujuan hidup dan mentraktir teman?

Answer :
Berhubung OP bedomisili di Temanggung (tetangga) maka saya akan menjawab.

Tambah lagi.. masih sama-sama noob di sini. Yah gitu deh.. kadang pertanyaan dari pendatang baru masih kurang mendapat perhatian, hehe.. sabar, mungkin belum terdeteksi alogaritma.



Jadikan ulang tahun sebagai momentum introspeksi

Semacam melakukan evaluasi hidup. Lalu jadikan itu sebagai dasar perbaikan di tahun selanjutnya. Mulai dari sisi keuangan tahun lalu, sampai sejauh mana kebermanfaatan hidupmu.

Apakah hidupmu di tahun sebelumnya sudah bermanfaat bagi orang banyak, atau justru sering merepotkan orang lain.

Aspek keuangan.. cari tau apa kesalahan yang udah kamu perbuat, tetapkan misi dan strategi untuk menekannya, atau bahkan menghasilkan lebih. Pasang juga target berikutnya setelah misi pertama tercapai.

Intinya..

Evaluasi ini akan mengarahkanmu ke rencana-rencana tahun depan. Yang terpenting adalah CATAT dengan jujur kekuaranganmu, lalu tetapkan target yang akan dicapai.

Setiap hari adalah misi. Segala yang kamu lakukan harus terukur dan terarah. Improvisasi bisa dilakukan kapan aja, tapi jangan kehilangan fokus utama.

Saya punya banyak teman yang hobi “omong kosong”. Punya banyak rencana tapi tak ada realisasi. Hanya mengandalkan ingatan otak yang ‘pas-pasan’.


Sekali lagi.. yang perlu diingat, CATAT semuanya. Ini penting sekali. Sehingga ketika suatu saat merasa kehilangan arah, bisa dengan mudah membuka catatan di dalam jurnal kamu.

Tipe Orang yang Bikin Heran

with 0 Comment
Sebagian orang tidak memahami konsep privasi sederhana.

Banyak contohnya, dari yang sekedar kebiasaan mengintip isi HP atau isi laptop orang lain, sampai hobi mengintip orang mandi (what?). Please jangan.

Entah apa ada orang lain yang juga heran soal perilaku ini:


Kebiasaan gedor-gedor pintu waktu bertamu. Sambil mengintip.

Belum lama saya alami, ada orang yang berkali-kali gedor pintu, sambil mengintip daleman rumah saya. Dimulai dari pintu depan, pintu samping, jendela, pintu belakang. Semuanya digedor-gedor. Sampai dua kali memutar.

Lebih parah lagi sambil berkata: “Oh ngumpet nih ceritanya”, “Pura-pura tidur ya?”, “Tuh kelihatan lagi nonton TV”, “Cepetan bukain pintu!”.

Well.. menurut saya mereka ini adalah manusia yang tak memperdulikan arti:

  • Tuan rumah sedang tidur/istirahat, jangan diganggu
  • Tuan rumah sedang ingin sendiri
  • Tuan rumah sedang sibuk
  • Atau memang tuan rumah sedang malas menerima tamu

Please deh.. jika tuan rumah menolak membukakan pintu, jangan memaksa. Rumah dia, terserah dia.

Jadi seandainya pintu diketuk (maksimal sampai 3 kali pengulangan lah..) tidak ada jawaban, tidak ada respon dari tuan rumah. Sadar dong. Balik kanan lalu pergi.

Jangan “pantang menyerah” sampai keliling rumah, semua pintu digedor, semua jendela diintip.

Bayangkan jika pemilik rumah sedang telanjang atau sedang melakukan hal privasi di dalam rumahnya. Itu namanya nggak sopan.

Iya kalau memang ada hal penting menyangkut hidup dan mati manusia, masih bisa dimaklumi.

Apalagi sekarang zaman teknologi, apa susahnya memberi kabar dulu sebelum berkunjung. Jadi tuan rumah juga sudah persiapan.

Kalau udah gedar-gedor pintu, mengintip sana-sini, setelah dibuka malah cuma meminjam korek api. Haduh.. semoga dosamu diampuni aja deh.


Disclaimer:

Tulisan ini adalah pindahan dari jawaban saya di forum sebelah.


Jogja Darurat Klitih

with 0 Comment
Belakangan ini Jogja sedang darurat klitih

Baru saja saya melihat ada 2 postingan korban klitih di salah satu Grup Komunitas Jogja di Facebook. Bahkan salah satunya terjadi di depan Polsek.

Itupun belum saya scroll ke bawah.

Kasus klitih ini sedang menggila di Jogja. Selalu adaaaaaa saja korban baru setiap harinya (saya tidak sedang melebih-lebihkan). Kemarin saja ada 5 kejadian dalam waktu hanya jeda beberapa menit (menurut postingan).

Ini contoh korban klitih dari divisi lempar batu
Ini contoh klitih divisi sabet pedang
Walaupun beberapa bulan ini saya belum berkunjung lagi ke Jogja. Tapi saya rasa tinggal di Jogja masa-masa sekarang cukup mencekam. Terutama jika keluar berkendara di malam hari di jalur sepi.

Sebagian besar pelaku klitih adalah remaja usia sekolah. Di mana masih dilindungi UU perlindungan anak. Sehingga walaupun tertangkap juga kemungkinan dibebaskan lagi. Apalagi sekarang sedang masa liburan sekolah. Duh tambah ngeri..

P.S: Kemarin ada pelaku klitih yang dikejar korbannya menggendarai mobil, lalu tertabrak sampai akhirnya pelaku klitih tewas sejumah 2 orang (remaja). Sopir yang awalnya korban, sekarang justru terjerat kasus hukum.

Pelaku klitih sudah terbukti dengan ditemukannya stik pemecah kaca & pecahan kaca di lokasi kejadian. Hanya dakwaan klitih gugur karena pelaku tewas.

Sedangkan sopir terkena dakwaan karena pelaku tewas tertabrak di lokasi yang cukup jauh setelah terjadi kejar-kejaran.

Jadi serba salah kan..

UPDATE Friday, December 21, 2018

Pagi-pagi sudah ada korban lagi.



Baru dua jam uploaded, sudah mendapat ribuan tanggapan.

Sampai sekarang masih ramai. Saya tutup karena membuat kinerja browser lemot. Biasanya tanggapan akan mulai berkurang nanti jika ada orang posting korban klitih yang baru.

Disclaimer :

Tulisan di atas adalah pindahan dari jawaban saya dari forum sebelah:


Monday, December 17, 2018

Pelaku Klitih Tewas Ditabrak Korbannya Sopir Pickup

with 0 Comment
Logika Hukum: 

Misal kamu menghadapi perampokan bersenjata. Perampoknya ada 2 orang. Kamu melawan. Perampok 1 mati. Kamu nggak bakal terjerat kasus hukum karena kamu membela diri.

Perampok 2 ketakutan, lalu kabur. Kamu kejar. Jika kamu berhasil menangkap perampok yang kabur itu. Maka kamu PAHLAWAN.

(Main abu-abu: Bar kecekel diantemi sek nganti untune rontok)

Tapi jika kamu menangkap perampok yang kabur itu lalu MENGHABISI nyawanya. Maka itu beda lagi urusannya. Kamu berpotensi terjerat pasal pembunuhan. Sekali lagi, ini karena perampok 2 sudah berusaha kabur, bukan dalam rangka merampok lagi.

Analogi kasus klitih kemarin:

Pelaku kabur, lalu dikejar. Berdasar keterangan Mas Sopir, ada ancaman dari pelaku untuk membunuh Mas Sopir. Lhakok motor ngerem mendadak. Yowes tertabrak. Pelaku modar kabeh. Nah, ini yang bikin urusannya jadi panjang dan butuh penyidikan, ada unsur kesengajaan (menghabisi nyawa) atau tidak. Saya pribadi yakin ora sengojo mateni pelaku.

Bukan apa-apa, cerita ini cuma logika hukum sak ngertiku. Nek salah yo maaf, Admin bebas menghapus. Demi Allah aku ndukung Mas Sopir, bagiku beliau pahlawan pembasmi klitih. Semoga beliau dibebaskan. Jarang-jarang ono wong wani ngoyak pelaku klitih.

Aku posting iki mung aku rodo piye ngono moco komen-komen nang kasus sengketa hukum. Memang luweh enak ki hitam dan putih. Wong apikan VS penjahat. Tapi UU ncen dibuat akeh parametere.

So sekedar saran : Biarkan penyidik bekerja dulu, kita tunggu hasilnya. Plus kalau komen ki seng rodo ati-ati. (aku dewe urung ngerti apdet terakhir kasuse piye, mung gregetan ntes moco komen2. So nek postingan iki dianggap ora nyambung, hapus wae). Peace!

Ini adalah postinganku 2 hari lalu di salah satu Grup FB.

Baru 34 menit, udah banjir notifikasi
2 jam posting mendingan matikan notifikasi
2 hari kemudian (sekarang), masih aja ada yang menanggapi
Gile Ndro.. Kasus klitih emang lagi viral di Jogja. 

Sejak kemarin posting udah dapat 2900 an likes dan 1800 an komentar (belum lagi komen turunannya), plus 16 kali dibagikan.

Bener-bener meresahkan. Semoga dari kejadian ini (pelaku klitih yang tewas ditabrak korbannya - sopir pick up) bisa bikin pelaku klitih lain jera. Sayangnya (lagi), korban malah terjerat pasal karena menghilangkan nyawa. Makanya muncul pro dan kontra.

Namanya juga media sosial, pengguna dari berbagai latar. 

Tapi mudah-mudahan (minimal) kasus ini dianggap kecelakaan lalu lintas. Bukan pembunuhan.

Sunday, December 16, 2018

Apakah Menjadi Pembuat Konten Youtube Cocok Dijadikan Cita-cita?

with 5 comments
Apakah menjadi pembuat konten Youtube cocok dijadikan sebagai cita-cita?

TIDAK.

YouTube memang bisa dijadikan sebagai ladang uang tapi menurut saya lebih tepat dijadikan investasi, bukan cita-citata.

YouTube lebih cocok dijadikan sebagai pemasukan pasif, karena untuk mencapai pendapatan stabil di YouTube butuh waktu yang tidak sebentar.

Lagipula peraturan YPP (YouTube Partner Program) juga sering berubah dan selalu menjadi lebih ketat seiring waktu. Belum lagi ancaman baned jika main di sisi abu-abu.

Memang enak kalau sudah menghasilkan. Upload video sebulan sekali pun uang tetap ngalir terus entah sampai kapan.

Saya punya satu channel pernah hampir setahun nganggur, tidak sempat upload video baru. Bahkan nggak pernah dibuka karena sok sibuk di channel yang lain (atau ada urusan lainnya). Tapi dolar tetap masuk ke rekening setiap bulannya.


Intinya, jika ingin menjadi konten kreator. Tanam aja sekarang, tapi jangan harap bisa panen instan.

Dikarenakan sekarang ada peraturan wajib mencapai 4000 jam tayang dan 1000 subscriber dalam waktu setahun, jadi minimal tahun depan baru bisa panen. 

Nah selanjutnya soal masa panen sebulan sekali, atau 6 bulan sekali itu tergantung kualitas video-video kamu.

5 YouTuber Favorit Paling Keren Sedunia

with 0 Comment
Ada pertanyaan:
Siapakah Youtuber panutan Anda? Yang memiliki konten bagus, editing keren dan konsep yang rapi favorit Anda? Mengapa?



Awalnya mereka satu tim. Sayang harus berpisah dan membangun channel masing-masing. Untung kedua channel ini sama-sama bagusnya, keduanya sangat kreatif dan profesional. Jika kamu penggila action video. Subscribe 2 channel ini.
Masing-masing juga punya second channel khusus membahas behind the scene pembuatan video.
Kumpulan beberapa anak muda dari berbagai negara. Channel ini sangat inspiratif untuk orang-orang berjiwa nekad (dalam arti positif). Saya mengikuti channel ini sejak mereka masih pemula sampai sekarang sudah sukses.
Beda sama channel indo yang (katanya) cuma hobi pamer, channel ini justru sering mewujudkan impian orang lain. Disamping itu, mereka juga banyak ide gila, misalnya: Masuk kemanapun gratis tanpa tiket, entah ke bioskop, tempat wisata, private club orang kaya, artis, dsb.. hanya bermodal rompi proyek (rompi reparasi).
Sebenarnya channel ini bukan panutan dari sisi konten. Tapi menurut saya pemilik channel ini adalah prankster paling original dan paling gila sedunia. Dia sudah hobi melakukan prank jauh hari sebelum ada YouTube. Walaupun upload video (kasarnya) setahun sekali, tapi tetap mempunyai jutaan subscriber.
Cek aja videonya tentang prank piala dunia, dia ikut angkat trophy bahkan ikut foto-foto bareng pemain asli tanpa ada orang menyadari. Badan ceking tapi ikut naik lomba binaraga, padahal bukan peserta. Kejuaraan voli dunia, masuk arena dengan pede, pura-pura menjadi pemain ikut menyalami peserta lawan. atau sekedar nimbrung wawancara TV seolah ikut memenangkan pertandingan. Udahlah, pokoknya orang ini gila natural level 4.
Nggak perlu penjelasan lagi. Intinya orang ini bisa merubah segala sesuatu menjadi komedi. Pembuatan video dan hasil editingnya nggak main-main. Menurut saya channel Indo nggak ada satupun yang mendekati kuku jarinya.
Ini adalah channel saya, huehehehe.. per tulisan ini ditulis udah dapat 999 subscriber. Mungkin diantara kalian yang membaca ada yang mau menjadi sukarelawan, biar genap 1000 subscriber?
Ada nggak?
Hello?
Anybody?
Oh nggak ada..
Yowes,
I’m out.

Friday, December 14, 2018

Apa Video Mengerikan di YouTube yg Pernah Kamu Tonton?

with 0 Comment
Bukan yang PALING mengerikan?

Oke!

Dulu pernah nonton unofficial video clip dari band lawas Creedence Clearwater Revival berjudul Have You Ever Seen The Rain.



Sekilas syair lagu ini terdengar sangat romantis dengan aransemen musik yang easy listening

Walaupun terdengar seperti lagu cinta 'bergenre' happy song, ternyata (konon) lagu ini menceritakan tentang Perang Vietnam (agresi Amerika ke Vietnam). 'Have You Ever Seen The Rain' di sini maksudnya adalah hujan peluru dan hujan bom.

Banyak user (penggemar lagu ini) membuat unofficial video clip

Udah bisa ditebak, isinya adalah video dokumenter perang Vietnam. Banyak versi di YouTube, semua tentang perang.



Cari aja di YouTube, jika beruntung (belum dihapus) bakalan menemukan video yang lumayan mengerikan. Literally berisi hujan peluru, hujan bom, desa yang terbakar, eksekusi mati, baku tembak, wanita dan anak-anak yang menjadi korban, dan seterusnya. Ngeri lah..

Dimana Tempat (Situs) Terbaik untuk Membeli Subscriber dan Like video YouTube?

with 0 Comment
Ada pertanyaan:
Dimana Tempat (Situs) Terbaik untuk Membeli Subscriber dan Like video YouTube?

Jawaban saya:

Jangan membeli suscriber maupun like, nggak ada gunanya.

Peningkatan jumlah subscriber dalam waktu singat, hanya dari satu wilayah, dalam waktu bersamaan. Itu udah 3 kesalahan. Jangan kira alogaritma YouTube nggak bakalan menyadari. Resikonya terlalu besar.

Lebih baik menikmati masa-masa membangun dan mengelola channel apa adanya. Anggap sedang membuat dokumentasi (album video) pribadi, sambil belajar membuat konten berkualitas. Nanti subscriber bakalan datang secara natural.

Juga jangan melulu fokus ke penghasilan, nanti gampang stress. Selow aja..



13–14 Desember kemarin YouTube melakukan bersih-bersih, menghapus spam subscriber. Minimal ada 60 subscriber di channel saya hilang. Padahal saya nggak pernah beli subscriber, apalagi sub4sub.

Ini pengumuman lengkapnya:


Oh kalau sempat mampir ke channel saya : Thomas Admanda

Mungkinkah Mendaftar AdSense Menggunakan Blogspot (Bukan TLD)?

with 0 Comment
Sebelumnya, kali aja ada yang belum tau. Blogspot adalah blog gratisan, sedangkan TLD (Top Level Domain) adalah blog berbayar.

So...

Di forum sebelah ada pertanyaan :

Mungkinkah Mendaftar AdSense Menggunakan Blogspot (Bukan TLD)?

Ternyata semua user forum menjawab BISA.. WTF!

Ini jawaban amatir saya di sana:

Semua menjawab BISA.

Sebagai blogger amatir, saya merasa gagal. He he.. Setahu saya, dulu memang bisa mendaftar AdSense Hosted menggunakan blogspot. Tapi itu dulu sekali.

Sekarang?

Saya yakin untuk mendaftar AdSense WAJIB menggunakan TLD. Jika sudah diterima penuh, baru akun AdSense bisa dikaitkan dengan blogspot.

Singkatnya.. kita bisa pasang iklan di blogspot, asal akun Adsense sudah full approved terlebih dulu menggunakan TLD.


Saya pernah iseng mencoba (beberapa kali) mendaftar menggunakan blogspot. Nyatanya, saya tidak menemukan opsi itu (link mati), alias wajib diganti domain TLD.

Entahlah.. sebagai noob blogger yang saat ini mempunyai 8 akun AdSense non-hosted dan sedang mengelola 8 blog TLD serta belasan blog gratisan (blogspot sebagai dummies), saya benar-benar merasa bodoh.

Jika memang bisa mendaftar AdSense menggunakan blogspot, tolong angkat saya sebagai murid, hehe..

Subscriber Anjlok | YouTube Lagi Resik resik | 13 - 14 Desember 2018

with 0 Comment


So, YouTube lagi bersih-bersih. Ternyata ada 60 ekor spam subscriber di channel ane yang dibinasakan. Anjlok deh.. tapi mantap lah YouTube, sering-sering aja begini malah bagus. Lumayan mengurangi jumlah channel sampah yang bener-bener udah merajalela.

Pengumuman YouTube tentang pengurang jumlah subscriber :

Pada tanggal 13-14 Desember 2018, Anda mungkin akan melihat penurunan jumlah subscriber secara signifikan karena kami menghapus spam dari channel Anda. Anda akan melihat pemberitahuan di YouTube Studio jika terkena dampaknya.

Jumlah pengguna yang telah subscribe ke channel YouTube Anda adalah metrik yang mencerminkan jumlah orang yang mengikuti channel Anda. Jumlah subscriber yang ditampilkan di lokasi berikut diperbarui secara real time:
  • Halaman channel
  • Pengalih akun
  • Halaman tonton video
  • Situs dan aplikasi pihak ketiga yang menggunakan API Data YouTube

Catatan: Jumlah subscriber di dasbor YouTube Studio versi beta dan aplikasi seluler YouTube Studio diperbarui hampir secara real-time. Jumlah subscriber di Kreator Studio Klasik dapat tertunda hingga 24-48 jam.

YouTube menghapus akun yang ditutup & subscriber spam

Apa itu akun yang ditutup dan subscriber spam?

Akun yang ditutup: Ini adalah akun yang ditutup oleh pengguna, atau dihentikan oleh YouTube karena melakukan pelanggaran kebijakan.

Subscriber spam: Subscriber yang diperoleh melalui sarana buatan, seperti pembelian subscriber melalui layanan pihak ketiga.

Kami secara berkala memverifikasi keabsahan akun dan tindakan di channel YouTube Anda. Ini dilakukan untuk memastikan metrik situs kami bebas dari spam, penyalahgunaan, serta akun yang ditutup, agar YouTube tetap menjadi tempat yang adil bagi semua penggunanya. Sangat penting bagi Anda untuk menjaga validitas jumlah subscriber, untuk memastikan bahwa peningkatan jumlah subscriber terjadi karena Anda membangun komunitas dari penggemar sejati, yang akan terus menonton dan mendukung Anda.

Akun yang ditutup serta subscriber yang teridentifikasi sebagai spam tidak akan disertakan dalam penghitungan jumlah total subscriber, dan tidak akan ditampilkan di daftar subscriber Anda. Karena ini adalah tindakan buatan, menghapusnya tidak memengaruhi penayangan atau waktu tayang.

Mendapatkan subscriber melalui berbagai cara buatan

Kami percaya bahwa mengembangkan channel harus dilakukan dengan menciptakan konten berkualitas yang menarik penonton untuk subscribe, bukan melalui pertukaran buatan atau terkoordinasi.

Penawaran untuk subscribe ke channel kreator lain sebagai pertukaran untuk subscribe ke channel Anda, juga disebut "Sub4Sub", tidak diperbolehkan. 

Kreator yang menawarkan pertukaran seperti ini berisiko kehilangan jumlah subscriber, menerima teguran Persyaratan Penggunaan, atau bahkan channelnya akan dihentikan.

Selain itu, layanan yang mencoba meningkatkan jumlah subscriber YouTube melalui cara otomatis atau marketplace, juga dinilai melanggar Persyaratan Layanan kami, seperti:

Membeli subscriber dari situs pihak ketiga

Pertukaran dan layanan "Sub4Sub" dari situs web pihak ketiga yang membuat Anda subscribe ke beberapa channel, lalu channel tersebut subscribe juga ke channel Anda.
ADMANDA. Powered by Blogger.

Channelku

Artikel Acak

Lagi Trending

Arsip Blog