Saturday, March 24, 2018

Pakan Alami Gratisan untuk Budidaya & Pembesaran Ikan Nila

with 0 Comment
Budidaya ikan nila atau ikan apapun, itu butuh perjuangan. Terutama dalam hal pemberian pakan. Ada makanan inti, ada makanan tambahan. Jika suplai makanan kurang, maka pertumbuhan ikan bakalan terhambat. Harusnya 8 bulan ikan nila bisa dipanen untuk konsumsi, tapi bisa mundur sampai setahun (bahkan lebih) kalau minim pakan. 

Pakan buatan (por/pellet) mahal harganya. 1 karung berisi 30kg pellet kualitas paling rendah, harganya 150 ribu. Padahal untuk mencapai pertumbuhan maksimal, ikan nila harus makan 3 kali sehari sebesar 10% dari berat tubuhnya. 

Tapi daripada pusing ngitung, mending cari pakan alami. 

Pakan Alami Gratisan untuk Budidaya & Pembesaran Ikan Nila


Di daerah sub urban (pedesaan) Indonesia, pakan alami ikan nila mempunyai jumlah tak terbatas. Tersebar dimana-mana, gratis pula. Apalagi jika punya lahan pertanian, dengan sedikit usaha, kita bisa bikin sumber pakan alami untuk ikan nila yang melimpah ruah sepanjang masa. 

Pakan alami ini didapat dari berbagai macam tanaman. So karena pakan alami ini adalah gratisan dan jumlahnya unlimited, maka udah gak perlu lagi ngitung berat badan ikan dan berapa kuantitas makanan yang dibutuhkan.

Karena kita bisa ngasih makan ikan nila sebanyak apapun yang kita mau.

I know, ikan nila adalah pemakan segala, mereka makan segala macam sayuran, mereka juga makan semua makanan yang dimasak. Tapi itu masih butuh duit untuk beli.

So pakan alami (gratisan) ikan nila ini pada dasarnya adalah (cuma) alternatif pengganti sayuran. Tanaman apa aja, cekidot :

1. Tanaman Lengko (Kuban Ramban)
Nama ilmiahnya Crassocephalum crepidoides. Ikan nila tergila-gila sama tanaman ini. Taruh sekarung penuh lengko di kolam ikan nila, dalam hitungan jam bisa habis dimakan.

2. Tanaman Lumbu (Taro - Cocoyam)
Nama ilmiahnya Xanthosoma atau biasa disebut New Cocoyam. Tanaman ini bertahan lebih lama di kolam ikan nila. Lebih lama habisnya. Mungkin lebih enak lengko daripada cocoyam.

3. Daun Singkong
Biasa disebut Yuca, dan bahasa inggrisnya adalah cassava leaves. Udah gak bisa dipungkiri, manusia aja doyan sayur ini, apalagi ikan nila. Sekalipun ada orang ngaku-ngaku gak doyan sayur, tapi kalau udah disajikan masakan padang, dijamin pasti dia mendadak ngasih pengecualian sama rebusan sayur singkong ini. 

4. Daun Ketela Manis (Ketela Rambat)
Bahasa inggrisnya sweet potato. Tanaman umbi-umbian ketela rambat ini, dia bakal tumbuh maskimal jika daun-daunnya dipotong (dibabat) secara berkala. So daripada dibuang, mending kasih makan ikan nila. Mereka doyan banget tanaman ini. Levelnya dibawah lengko.

Pakan Alami Gratisan untuk Budidaya & Pembesaran Ikan Nila

Sebenarnya masih banyak jenis tanaman lain, dan sekali lagi, ikan nila adalah pemakan segala macam sayuran. Jadi seandainya aja semua pembudidaya ikan nila mau menanam sayuran yang sustainable, maka dia gak perlu lagi beli pellet yang mahal. Bahkan bisa menekan biaya pakan sampai 75%. 

Sisanya 25% untuk beli pellet khusus untuk anakan Ikan nila. Karena anakan ikan nila belum mampu makan sayur mentah. Lagipula, anakan ikan nila masih butuh asupan protein tinggi.

So pakan alami ini hanya berlaku untuk ikan nila dalam tahap pendederan dan pembesaran.

Ngarang nih?

Gak percaya hitung aja sendiri.

Asal tanaman itu sustaineble loh ya, maksudnya adalah cuma menanam sekali tapi bisa tumbuh selamanya. Makanya ane katakan, dengan sedikit usaha, bisa menekan biaya pakan ikan nila sampai 75%.

Contoh simpel ya daun singkong lagi, coba taruh sebongkok kayu singkong di tanah yang bagus. Liat aja mereka bakal tumbuh selamanya walaupun daun dipetik setiap hari. 

Punya ikan nila dalam jumlah besar? Tinggal taruh beberapa bongkok kayu singkong dalam jumlah besar juga. As simple as that.

Lebih jelasnya lihat video ane :



Kalau gak bisa dibuka, klik aja ini :

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending