Saturday, December 3, 2016

Bikin Jalan Setapak Akses Kolam Ikan

with 0 Comment
Beberapa hari ini lagi dimeriahkan acara bikin jalan setapak untuk akses menuju kolam ikan. Acara ini disponsori oleh Google AdSense (if you know what i mean).

Sayangnya, sering terkendala cuaca. Udah berhari-hari ngecor jalan gak kelar-kelar juga. Bisa dibilang, setiap hari turun hujan, terutama dari siang hari sampai sore. Kadang dari pagi bahkan. Malam hari malah jarang-jarang.

Tapi berhubung gak boleh nyalahin musim. Hujan adalah berkah katanya. Maka jika mau ada kegiatan outdoor, harusnya pilih pas musim panas.

Mungkin alasan yang lebih tepat kenapa bikin jalan gak kelar-kelar, karena emang kurang fokus aja. He he..

Bikin Jalan Setapak Akses Kolam Ikan

Sebenarnya jalan setapak ini adalah fasilitas umum, lebih tepatnya sih milik PDAM. Namun karena udah jutaan tahun berupa jalan setapak, dan kemungkinan sampai jutaan tahun ke depan masih tetap difungsikan sebagai jalan umum. Maka gak ada salahnya kalau kubenerin sedikit.

Tentu sebelumnya ijin dulu sama juru kunci (pengelola) PDAM di area sini, Mas Diono namanya. Ternyata boleh.

Tapi kenapa ane mau-maunya perbaikin jalanan umum, padahal yang lewat tiap hari kan banyak.  

Alasannya.. pertama, jalan ini adalah satu-satunya akses untuk menuju kolam ikanku. Kedua, karena memang ane sendiri yang butuh jalan ini biar bisa dilewatin motor.

Soalnya orang-orang lain yang lewat jalan ini pada jalan kaki semua. Kalaupun bawa kendaraan juga pada diparkirin di pinggir jalan raya (jalan utama).

Orang-orang yang punya lahan or properti via jalan setapak ini ada banyak, tapi cuma ane yang hobi pecicilan pake motor di sini. He he.. makanya ane cor aja sekalian. 

Apalagi yang paling penting, mudah-mudahan dinilai amal jariyah (continue) juga.

Mungkin kalau udah ane cor begini, besoknya banyak juga kendaraan yang bisa masuk. Harga lahan juga bisa naik berbanding lurus dengan kemudahan akses. Jadi ane yang untung aja.

Bikin Jalan Setapak Akses Kolam Ikan

Iyes, lokasi kolamku berada (mungkin) lebih dari 20 meter dari jalan utama. Sebelumnya, jalan setapak ini becek, agak susah dilewatin sekedar motor, tapi bisa.

Alhasil, motorku yang kinclong pun bisa mendadak bermotif lumpur nyiprat dimana-mana kalau abis pulang dari kolam. 

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending