Tuesday, November 8, 2016

Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

with 0 Comment
Blah blah blah..

Ceritanya abis nonton video di youtube tentang renovasi rumah. Sayangnya Youtuber Indonesia gak ada yang main niche ini, jadi kebanyakan nonton video luar aja. 

Padahal emang gak pernah nonton video indonesia sih, soalnya kebanyakan cuma ngevlag ngevlog, gosip artis, sama pejabat kampanye. 

Ngomong-ngomong soal vloging. Emang penting banget ya kegiatan keseharian itu sampai harus dishare ke youtube. Lucu enggak, penting enggak. Cuma cangkeman aja, punya banyak subscriber pula.

Skeptis atau ngiri? ha ha..

Sebagai seorang video vlog hater, kudu berusaha bikin video yang lebih cerdas. Kek di channel ini : Thomas Admanda, he he..


Next blah blah blah..

Katanya, desain rumah yang cocok untuk Indonesia adalah seperti bangunan kuno peninggalan Belanda. Pondasi beton, tembok juga beton. 

Minimal tembok beton separuh aja, trus sisanya pakai kayu (semi permanen). Kek rumah si Eyang.

Tapi emang rumah-rumah peninggalan Belanda kan yang bikin arsitek-arsitek dari Eropa. Jadi harusnya bagus, udah diperhitungkan secara njelimet sesuai cuaca dan iklim di Indonesia.

Akhirnya jadi parameter sampai sekarang.. rumah bagus di Indonesia adalah rumah beton yang solid, berlantai keramik, atap baja, dll.

Masalahnya, orang bule (barat) kebanyakan punya rumah kayu. Beton cuma untuk pondasi, sedangkan sebagian besar bangunan rumah adalah dari kayu. 

Mau lantai dua, lantai tiga, tangga, atap, pagar.. semua dari kayu. Beton hanya untuk basement. 

Keramik cuma dipakai di kamar mandi.. pake perlak sama lem.. aneh pokoknya..

Intinya.. niche yang beredar di youtube kebanyakan adalah wood working, yang notabene tukang kayu di Indonesia udah mulai gak laku. Pantes aja deh.

Padahal banyak channel luar main niche wood working, dan pemilik channel adalah cewek (sebagai wood workernya).  Emang alatnya canggih-canggih sih, tapi yang jelas itu adalah real kerjaan mereka.

Di Indonesia mana ada cewek jadi tukang kayu.

Another blah blah blah

Walaupun gak banyak informasi yang didapat dari youtube, minimal trus muncul ide. Aku pengen bangun rumah dengan kedua tanganku (DIY style). He he..

Setelah kemarin obrak abrik halaman depan : Merapikan Halaman Minimalis Depan Rumah 

Lanjut tahap berikutnya yaitu obrak abrik halaman belakang rumah.


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

Belakang rumahku udah kek kebon. Paling ngeselin adalah kalau banyak semut. Apalagi kalau semut-semut itu pake masuk rumah segala.

Belum lagi pas musim ujan, bakalan becek. Tanah liat itu kalau musim kemarau dia akan mengeras kek batu. Giliran musim ujan dia jadi kek lumpur. Tapi bukan lumpur biasa, karena kalau kita jalan di atasnya bakalan menggumpal di bawah sendal or sepatu yang kita pakai. Udah tebel, susah pula dibersihin.

Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

Setelah semua rumput kubakar abis, selanjutnya kugali semacam parit sedalam 20 cm mengelilingi area untuk kubikin pondasi. Pengennya sih lebih dalam lagi, namun berhubung udah mencapai batu keras (cadas), yaudah.

Ide ini ane dapat dari youtube juga. Awalnya agak ragu, namun setelah konsultasi sama beberapa kawan tukang bangunan yang ada di kampung, yaudah langsung dikerjakan. Bahkan kata mereka, banyak perumahan di jakarta memakai tipe pondasi semacam ini.


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

Foto dari angle (sudut) yang berbeda. Untuk pojokan kubikin lubang selebar 50 x 50 cm sedalam 50 cm juga untuk lokasi kolom cakar ayam. Lebih tepatnya cuma semacam tapak (sepatu), bukan cakar.

Pasir digunakan untuk memadatkan tanah. Kasih air biar merata. Pondasi di belakang milik tetangga itu, kelihatannya baik-baik aja. Namun sebenernya bikin ribet, karena gak rata. Makan sana sini gak jelas, ada yang menjorok 10 cm, ada yang masuk 10 cm.

Masalahnya kalau nantinya pagar gak dempet (berongga), bakalan jadi rumah tikus. Makanya kudu pintar-pintar ngakalain.


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis


Tembok sebelah kiri milik pak RW udah plasteran, jadi enak waktu pasang bata untuk pondasi. Iya, pondasi pakai batu bata merah, bukan batu kali. Ane juga baru denger ada pondasi kek begini. Ha ha..

Campuran pasir dan semen yang kupakai adalah 3 : 1. Bahkan 1 lebih, karena bener-bener kuhitung dengan teliti, biar campuran super kokoh. Sadar bukan pondasi batu kali, jadi maksimalkan campuran beton.


Renovasi Halaman Belakang Rumah MinimalisRenovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

Setelah besi sloop dipasang, kasih bisting, lalu dilakukan pengecoran. Besi sloop, kolom, dan cakar ayam beli udah jadi (udah dirakit toko bangunan), maka tinggal pasang. 

Bisting amatiran pakai tripleks bekas, didampingi bata merah lalu diback up tumpukan tanah biar gak meleset. Ini kalau ada kawanku di kampung yang liat, pasti bakal marah-marah. Ha ha..
 
Nyari-nyari foto dokumentasi waktu menanam cakar ayam dan pasang besi sloop kok belum ketemu. next post lah..


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis


Yes.. cor udah jadi. Udah kelihatn rapi. Cuma pondasi tetangga belakang rumah itu yang bikin sepet mata. Menjorok ke sana kemari.


Maklum aja lah, dia yang renovasi duluan. Mau pondasi dia menjorok ke area ku juga gimana udah terlanjur. Urusan dia sama Yang di Atas. Lagipula ane juga gak tau batas aslinya yang mana. Ha ha.. Ngikut aja samping kanan kiri.

FYI, sebelumnya, dibawah pondasi itu banyak terowongan rumah tikus. Kalau dilihat di foto 1, ada beberapa lubang tikus yang udah kututup batu kecil, plastik, kaleng, dll. Namun sebelum pasang besi sloop. Lubang-lubang itu kubongkar biar jadi goa sekalian tanah-tanahnya. Jadi selanjutnya bisa kumasukin cor beton. Biar tikus-tikus kehilangan rumahnya.


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

Pengennya sih pasang tembok duluan, namun berhubung tanah yang becek bisa bikin bad mood mendadak. Maka kuputuskan untuk ngecor lantai dulu (pelur). Tipis aja gak papa, bahkan tanpa kricak, yang penting nantinya aman dari becek.

Kalau udah gak ada lumpur kan ntar jadi gampang mobilitasnya. Lagipula bisa dibikin untuk tempat adukan pasir dan semen juga. Bisa untuk menumpuk stok material juga. Macam-macam fungsinya.


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis
 
Cor lantai kubikin miring 1 cm, tujuannya biar gak ada air menggenang nantinya. Belakangan baru sadar, ternyata 1 cm masih kurang. Mungkin karena hasil cor yang gak rata. Jadi tiap ada hujan, pasti ada genangan. 

Besok lagi bakal kutambah jadi 2 cm. Namun berhubung target sebelumnya adalah biar gak ada lumpur, yaudah selesai sementara. Walaupun masih sedikit becek, tapi cuma air. Bukan kotor tanah.
 

Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

Cor lantai udah beres, bahkan udah mengeras. Selanjutnya pasang bata merah untuk membangun tembok ke atas. Namun sebelumnya, sambung besi kolom. Baik kolom tengah, maupun kolom sudut yang disambung dengan cakar ayam (tapak, bos.. tapak).

FYI, profil ini dibikin seadanya. Bukan memakai balok kayu panjang yang mencukupi ketinggian tembok yang diinginkan lalu dirakit sedemikian rupa. Namun hanya menggunakan kayu bekas kecil-kecil secara bertahap. Lot pakai batu yang diikat. Paling kubikin 2 benang sejajar per 2 tumpuk bata. If you know what i mean..


Renovasi Halaman Belakang Rumah Minimalis

See.. not bad huh

Walaupun beberapa tetangga ada yang heran, dikira ane mantan tukang bangunan. Sebagian juga ada yang kritik (or saran?). Tapi biarin lah, yang penting udah gak ada lagi tikus berkeliaran dari bawah pondasi tetangga.

Dan yang paling memuaskan adalah.. ane mengerjakan semua itu sendirian, only with my two hands. Gak ada sedikitpun bantuan dari siapapun. I'll keep it that way.. emang sengaja. 

Ternyata pekerjaan tukang bangunan itu capek. Gak bisa bayangin rasanya jadi tukang bangunan. Udah bayaran dibawah UMR, apalagi yang dibangun adalah milik orang lain, gak bisa menikmati hasil kerjaan.  

Makanya jangan main-main sama tukang bangunan. Hormati mereka, hargai semampunya.

Untung dalam kasus ini, aku membangun rumah milik sendiri. He he..

Tapi walaupun capek, banyak keuntungan lain, misalnya itung-itung olah raga bakar kalori, makan jadi super enak, tidur jadi super nyenyak. 

One more blah blah blah

Nulis ngalor ngidul gak jelas sedari subuh tadi, ternyata matahari udah nongol aja. Lanjut ntar lah kalau gak males. Kalau ada salah biarin aja, maklum tanpa edit, tanpa re-read.

Last Blah blah blah 

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending