Friday, August 12, 2016

Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW

with 0 Comment
Hari Lahir Nabi Muhammad SAW
Maulud (milad) artinya hari ulang tahun (baca: hari kelahiran). Peringatan maulud Nabi berarti merayakan hari ulang tahun Nabi. Tapi taukah Gan, (bahwa sebenarnya) gak ada satu orangpun yang tau pasti kapan tanggal Nabi lahir, kecuali hanya sekedar estimasi (baca: perkiraan). 

Mereka menghitung berdasarkan fenomena tertentu yang terjadi pada waktu itu, semisal serangan burung Ababil terhadap pasukan gajah yang dipimpin Raja Abrahah, maupun kejadian yang menggemparkan lainnya. Lalu ditarik dari kisah para Sahabat, sehingga disimpulkan bahwa Nabi kira-kira lahir pada tangal sekian.

Namun ternyata, (diantara para ahli sejarah pun) masih terjadi khilafiyah (baca: perbedaan pendapat - gak ada kata sepakat).  

Ane garis bawahi.. Nabi lahir pada tanggal 12 Rabiul awal adalah estimasi dari sebagian ahli sejarah. Sebagian lagi bilang bahwa Nabi lahir pada tanggal 8 Rabiul Awal, ada juga yang bilang tanggal 9, ada yang bilang 10, dst.
 
Yang jelas, pendapat yang terkuat justru menyatakan bahwa ultah Nabi bukan pada tanggal 12 Rabiul awal, melainkan ... (buka sendiri di kitab tarikh).

Para Ulama jaman dulu (sengaja) gak terlalu memikirkan kapan ulang tahun Nabi, karena (untungnya) gak ada satupun ibadah yang dilakukan berdasarkan hari ultah Nabi. Gak ada hubungannya dengan syariat Islam, jadinya itu bukan persoalan.

Jangankan para Ulama, bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri gak tau tanggal berapa beliau lahir. Maklum aja, jaman dulu gak ada akta kelahiran.

Nabi hanya tau bahwa beliau lahir pada hari Senin. Maka dari itu ada syariat puasa Senin-Kamis. Puasa hari Senin adalah cara Nabi merayakan ultahnya, sedangkan hari Kamis adalah hari dimana segala amal perbuatan manusia direkap oleh Malaikat untuk dibawa ke Langit dijadikan semacam laporan mingguan. Nabi menginginkan, pada saat amal direkap (hari kamis), beliau sedang menjalani puasa. 

Hukum Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW

FYI, tradisi Arab dahulu gak mau pusing sama yang namanya ultah, tapi mereka sangat bangga dengan nasab (garis keturunan).  Misalnya fulan bin fulan bin fulan, dst. Maka mereka (orang Arab) bahkan bisa tau siapa nama mbah buyutnya dari mbah buyutnya lagi.

Hari Kematian Nabi Muhammad SAW
Nabi adalah orang besar, pemimpin umat muslim di seluruh dunia. Dihormati kawan, disegani lawan. Semua orang dari ujung barat sampai ujung timur mengenal dan menghormati Nabi Muhammad SAW. Maka saat Nabi meninggal, semua orang bersedih, dan mengingat hari itu sebagai hari berkabung di seluruh Daulah Islamiyah.

Asal tau aja, bahwa ternyata.. Nabi meninggal pada tanggal 12 Rabiul Awal, dan informasi ini shahih (valid). Banyak orang mencatat kapan Nabi wafat (mutawatir - diriwayatkan banyak sahabat). Karena mereka menganggap, tidak ada hari yang paling menyedihkan, selain hari itu.

Lalu pertanyaannya.. (kita) sebagai muslim awam yang hidup di jaman sekarang, melakukan perayaan pada tanggal 12 Rabiul awal, itu sebagai peringatan kelahiran Nabi, atau justru merayakan kematian Nabi? Lhakok kurang ajar..

Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW
Lebih tepat dinamakan perayaan, bukan peringatan. Disamping isinya pesta pora (makan-makan, musik-musik, bahkan sebagian kaum muslim nyanyi-nyayi berjoged ria), juga sebagai ajang ngerumpi bagi ibu-ibu, ajang cari jodoh (baca: cari pacar) bagi anak muda, dst, dst. 

Bahkan juga dirayakan dengan arak-arakan keliling kampung semacam festival halloween mengarak patung-patung semacam berhala.

Lagipula semua orang terlihat bahagia. Minimal itulah yang terjadi di lapangan (baca: di salah satu daerah tempat tinggalku).
Pengennya merayakan hari kelahiran Nabi, justru malah terlihat seperti merayakan hari kematian Nabi, jangan sampai begitu.

Karena sekali lagi, tanggal lahir Nabi masih menjadi misteri, sedangkan tanggal kematian Nabi itu udah pasti.

Peringatan Maulud Nabi Isa AS
Kenapa malah Nabi Isa AS? Karena umat nasrani juga merayakan hari ulang tahun Nabi Isa AS, mereka menyebutnya dengan Natal. Asal tau aja, 25 Desember diyakini kaum Nasrani sebagai hari Maulid Nabi Isa AS (natalan), namun tanggal itu juga sekedar perkiraan ahli sejarah. 

Gak ada informasi valid (riwayat shahih), gak ada orang yang tau pasti kapan Nabi Isa AS lahir.

Hukum Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW

Jika umat Nasrani ingin merayakan Maulid Nabi Isa AS (Natal), itu terserah mereka. Umat Islam gak perlu iri. Gak perlu juga bikin syariat tandingan, lalu merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Gak ada gunanya, gak ada pahalanya.

Kontemplasi :
Katanya, pegangan Muslim adalah Qur'an dan Sunnah. Apakah ada ayat atau hadist yang memerintahkan kita untuk merayakan maulid Nabi? Hukumnya apa?

Katanya, Nabi adalah uswatun hasanah. Apa Nabi pernah memberi contoh dengan merayakan Maulidnya sendiri? Jika tidak, lalu siapa yang memberi contoh pelaksanaan Maulud Nabi ini? Apakah ada orang lain yang lebih baik dibanding Nabi?

Katanya, para Sahabat adalah generasi terbaik Umat Islam, generasi percontohan, merekalah murid-murid Nabi. Kesalahan mereka langsung ditegur Nabi dan diawasi langsung oleh Sang Maha Kuasa. Apakah ada satu orang pun dari mereka (para Sahabat) pernah merayakan Maulid Nabi?

Katanya, Islam adalah agama yang sempurna, berarti gak perlu pengurangan atau penambahan syariat. Mustahil Nabi meninggal, sementara Islam belum sempurna. Mustahil Nabi wafat, jika syariat Islam belum ditransfer sepenuhnya kepada para Sahabat. Lalu apa fungsinya melakukan ritual Maulid Nabi, sedangkan Nabi dan para Sahabat tidak pernah melakukannya? Sebenarnya perayaan Maulid Nabi merupakan bagian dari syariat Islam atau bukan?

Jika merayakan maulid Nabi adalah berpahala, maka kasihan sekali Nabi dan para Sahabat. Mereka terlewatkan pahala yang satu ini.

Jika merayakan Maulid Nabi adalah kebaikan. Kenapa tak ada satupun riwayat maupun dakwah Nabi yang menyampaikan kebaikan ini. Apa Nabi lupa atau menyembunyikannya? Sebenarnya perayaan Maulid Nabi ini sumbernya dari mana?

Para Sahabat adalah orang yang paling rajin beribadah. Ketika satu syariat turun, mereka mengamalkan syariat itu sepanjang hidupnya, sampai mereka wafat. Mereka saling berlomba dalam kebaikan. Tapi kok gak ada yang mau repot-repot merayakan maulid Nabi?

Para sahabat adalah orang yang paling mencintai Nabi, bahkan mereka berani berkorban seluruh harta, bahkan nyawa. Tapi kok gak ada yang perhatian dengan hari ulang tahun Nabi?


Opini lainnya : Kategori OPINI

Hukum Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW

Disclaimer:
Ceritanya, ane kemarin abis ultah. Tapi dari dulu gak suka yang namanya perayaan ultah, soalnya jadi kepikiran berasa tua. Ha ha.. Makanya selalu berusaha melupakan. Sayangnya banyak banget ucapan, walaupun gak ada yang ngasih hadiah. Tapi bukan soal hadiah, melainkan males bayarin makan-makan. Ha ha..

Ketika berusaha melupakan, tapi malah banyak yang mengingatkan..

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending