Tuesday, July 12, 2016

Serangan Otter (Berang-berang)

with 0 Comment



Tulisan gak bermutu ini adalah lanjutan dari post:  
Perbedaan Antara Linsang dan Berang-berang (Otter)

Ada satu kolam ikan yang kujadiin mesin produksi. Kolam ini berisi indukan-indukan super. Bisa menghasilkan puluhan ribu anakan ikan setiap bulannya. 

Ternyata pada suatu pagi tiba-tiba kosong. Padahal sehari sebelumnya masih penuh. Ikan-ikanku menghilang dalam semalam.  

Bukan karena kolamku dikuras maling pencinta gratisan, bukan karena saluran air kebobolan atau kolam mendadak kering. Melainkan karena kolamku dijadiin tempat pesta pora binatang jalang. Iyes, kolam andalanku dijadiin tempat makan malam (baca : pembantaian) oleh para berang-berang jahanam.

Orang Jawa sering salah kaprah menyebut otter/berang-berang sebagai linsang (lingsang). Padahal mereka dua spesies yang berbeda sama sekali. Gak percaya? Baca penjelasannya di sini : (Klik)
Ada satu ikan mas. Bagiku lumayan besar ukurannya (walaupun berat sekitar 2 kg palingan). Baru aja kubeli. Ternyata tak sanggup menginap barang semalam aja di kolamku. Bahkan belum sempat kupamerin ke kawan-kawanku. Esok pagi hari cuman disisain duri dan sisik-sisik di pinggiran kolam oleh berang-berang sialan. 

FYI, aku dan kawan-kawanku udah lama sekali melakukan budidaya ikan di area terbuka.. dan selama ini aman-aman aja. Bahkan sempat ekspansi membuat 8 kolam untuk pembenihan dan pendederan. Juga ada satu kolam induk yang berfungsi sebagai tempat pembesaran ikan.


budidaya ikan kolam tanah di sawah (mina padi)
Budidaya ikan kolam tanahdi area terbuka

Awalnya (kukira) budidaya ikan di area terbuka udah cukup mempunyai prospek terang benderang, namun ternyata harapan hancur dalam satu malam. Kolam indukan penghasil bibit-bibit ikan malah porak poranda diserang predator.

Dan memang, mereka (otter) gak mau berburu ikan yang masih kecil (anakan maupun sedang), tapi cuma menyerang kolam yang berisi indukan yang besar-besar nan mahal.

Trus apa jadinya nanti kalo ikan-ikanku di kolam yang lain udah beranjak dewasa. Panen bisa gagal total. Terancam punah semuanya. Kan kampret..

Sekali aja berang-berang (otter) melakukan invasi, maka kolam yang berisi ikan ukuran besar bisa habis dalam sekejap mata tanpa ampun. Mungkin karena mereka (otter) mencari mangsa secara keroyokan (rame-rame). 

Gak mungkin kalau hanya seekor otter bisa ngabisin satu kolam (buka  youtube).


Serangan Otter (Berang-berang), BUKAN Linsang di Kolam
Itu Kelinci.. bukan predator.. bukan Linsang

Ancaman Predator Kolam Selain Berang-berang (Otter)

Semua orang punya musuh. Jika ada manusia yang bilang bahwa dia gak punya musuh, buruan taburi mukanya pake pasir. Siapa tau trus sadar.

Minimal ada satu makhluk yang wajib kita musuhi selamanya, yaitu setan. Ha ha.. karena setan adalah musuh yang nyata.

Sedangkan musuh yang harus dihadapi pelaku budidaya ikan selain otter (berang-berang) tadi adalah misalnya adalah ular, kadal, burung cucuk urang (apalah nama ilmiahnya), burung beleketupuk (apaan lagi deh namanya), bahkan manusia penyusup (intruder).

Maka dari itu kuputuskan, saat mendapat lokasi baru untuk kujadiin kolam ikan, mendingan kubikin pagar bata keliling rapat setinggi 2 meter untuk mencegah semua ancaman itu. 

Seperti ini :


Serangan Otter (Berang-berang), BUKAN Linsang di Kolam






0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending