Sunday, June 12, 2016

Perkara Bodoh di Bulan Ramadhan

with 0 Comment
Ramadhan adalah bulan berkah, semua setuju. Ramadhan adalah bulan penuh ampunan, semua sepakat. Dst, dst..

Perkara Bodoh di Bulan Ramadhan
Ceramah di atas mercusuar
No, ane bukan sedang ceramah..
Di bawah ini hanya opini pribadi. Kalau boleh dibilang, kasarnya.. kita udah menjadi penjahat selama 11 bulan, dan sekarang ada waktu sebulan untuk menghapus semua dosa yang udah menumpuk itu. 

Bodoh aja gitu.. kalau gak dimanfaatin. Ada hadiah untuk kita bisa lahir kembali, suci seperti bayi, dan Tuhan mustahil mengingkari janji-Nya kan, tentu ini berlaku bagi semua umat-Nya (yang berusaha sungguh-sungguh ibadah) di bulan Ramadhan.

Perkara Bodoh di Bulan Ramadhan
Gak ada yang dengerin ceramahku di bawah
Namun,
Kenapa masih aja banyak orang melakukan perkara-perkara bodoh di bulan Ramadhan.

Bahkan sebelum itu, mereka berlebihan juga saat menyambut datangnya bulan Ramadhan. Misalnya dengan arak-arakan, pake obor, karnaval, joget-joget, atraksi, musik-musik gak jelas, membuat patung-patung (seperti berhala) lalu ditandu keliling kampung. WTH was that?

Belum puas sampai disitu, lalu masih tetap berlanjut melakukan hal-hal bodoh dalam mengisi bulan Ramadhan. 

Sekali lagi kubilang, di sini ane hanya sharing pengalaman pribadi di sekitar ane.


Background story
Memang baru dua hari ane punya kesempatan melakukan sahur di kampung halaman. Namun selama dua hari itu pula beberapa peristiwa bodoh terjadi. Tepatnya di kampung sebelah sih. Alhamdulilah bukan di kampungku

FYI, di daerahku, setiap RW punya identitas (nama) yang berbeda-beda, itulah yang disebut kampung. Mungkin karena luasnya area, maka satu RW = satu kampung. Bahkan antara kampung (RW) satu dengan yang lain punya adat (tradisi) dan budaya yang berbeda-beda

Percayalah, masing-masing RW juga mempunyai bahasa berbeda, kamus (kekayaan kosa kata) yang berbeda, logat bicara, aksen dan masih banyak lagi perbedaanya. Masing-masing punya keunikan tersendiri, bahkan terlalu signifikan.

Here we go..
Jam 02.00 am (dini hari). Ada satu masjid di kampung sebelah. Entah dari kampung mana, tapi arahnya dari barat kampungku. Nah masjid ini nyalain sirine keras-keras, sebagai tanda bahwa waktu sahur datang. Suaranya cempreng, seperti suara speaker murahan untuk demonstrasi mahasiswa (toa). 

Bedanya, toa mahasiswa adalah toa portable (hand toa - bisa dipegang tangan), ringan dibawa kemana-mana, tenaga batre. Tapi toa yang ini ukurannya lebih besar dan lebih berat, tenaga listrik, jauh lebih berisik, entah berapa luas jangkauannya.

Tapi okelah, mungkin soal sirine masih banyak yang bertoleransi.

Kemudian,
Abis suara sirine hilang, lalu terdengar suara laki-laki memberikan semacam pengumuman.

"Saoooorr.. saoor.. monggo ingkang badhe saooom, kulo aturi saooorrr.. Sak meniko sampun jam kaleh, monggo enggal-enggal saooorrr.."

Translation :
Sahur.. sahur.. silahkan yang mau puasa, saya persilahkan untuk sahur.. Sekarang sudah jam dua, silahkan buru-buru sahur..

Apa anehnya?
Okelah soal pengumuman mungkin masih banyak yang memaklumi juga. Lalu apa yang terjadi? 

Tiba-tiba setelah suara laki-laki cempreng bin kurang kerjaan itu lenyap. Muncul suara apalagi cobak tebak? Suara dangdutan Braaayy.. Asek asek joss.. Koplo maniaaa.. Bener-bener somplak. 

Perkara Bodoh di Bulan Ramadhan
Toa demonstrasi mahasiswa
Untuk bisa memahami ini, kalian harus tau gimana cemprengnya suara toa. Toa besar yang biasanya di masjid-masjid kampung itu. Biasa posisinya di leher kubah (mustaka) masjid biar jangkauan luas. Mungkin ada tiga atau empat ekor toa. Dijamin, bukannya pengen goyang, tapi justru  bikin emosi.

Tau apalagi yang ngeselin? Ane garis bawahi yak situasinya. Pertama, ada orang gila memutar musik dangdut di masjid dengan vokalis cewek yang suaranya sok imut itu. Kedua, tau kan lirik lagu-lagu dangdut koplo jaman sekarang? Berbau m-e-$-u-m Braayyy !! Suer deh..

Ane gak begitu paham lagu-lagu koplo, judulnya apa, siapa penyanyinya. Yang jelas, tadi pagi ane masih inget-inget dikit lirik-liriknya. Sekarang lupa. Pokoknya super gak pantas diputer di Masjid.

Dan yang paling koplak. Orang gila ini hanya memutar tiga atau empat lagu doang, tapi berulang-ulang. Diputer terus-menerus, again and again. Miskin banget pokoknya. Entah apa lagu itu emang lagi hits di Endonesa Raya, atau hanya lagu favorit orang aneh itu pribadi. Yang jelas, bakalan lebih aneh lagi jika lagu itu adalah koleksi inventaris masjid. Enggak deh kayaknya.


Setengah jam kemudian
Jam 02.30 am Lagu berhenti. Pengen rasanya ane sujud syukur. Telinga yang tadinya pening, akhirnya bisa beristirahat. Lalu beberapa saat kemudian, terdengar pengumuman lagi.

"Saoooorr.. saoor.. monggo ingkang badhe saooom, kulo aturi saooorrr.. Sak meniko sampun jam kaleh langkung tigang ndoso menit, monggo enggal-enggal saooorrr.."

Translation :
Terjemahin sendiri.

And then,
Setelah suara pengumuman laki-laki koplak itu lenyap. Ane menyesal tadi gak jadi sujud syukur. Karena ternyata musik dangdut tadi diputer lagi, Gaaaan !! Lagu yang sama, berulang lagi. Again and over again.

Ane bener-bener gak ngerti apa yang ada di otak orang ini. Karena tepat jam 03.00 am, dia bikin pengumuman lagi bahwa waktu udah menunjukkan jam tiga. Gitu terus sampai ane ketularan gila.
Perkara Bodoh di Bulan Ramadhan
Bukannya, dengerin ceramahku.. malah mandi pasir

To be continue,
Berhubung ane mau pergi ke kolam nengokin ikan, lanjut ntar kalau sempet. Masih banyak perkara bodoh yang dilakukan orang-orang aneh di bulan Ramadhan ini.

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending