Sunday, May 22, 2016

Senjata Udah Siap, Saatnya Berperang !!

with 0 Comment
Katanya, dunia adalah arena peperangan. Dan hidup adalah perjuangan. Masing-masing orang berjuang untuk memenangkan peperangannya sendiri. 

merampok  Google Adsense
I'm going to hug you.. on your neck.. with a big knife

Keren kan openingnya.. He he.. Huek..

Apalah arti kemenangan jika tanpa tujuan. Namun agar tujuan itu bisa tercapai, harus punya rencana yang matang. Harus punya strategi tempur agar serangan bisa terukur, terarah dan teratur. Ngemeng karo tembok.

Kali ini aku punya misi yaitu merampok Google, targetnya adalah Google Adsense. Misinya adalah mendapatkan Dollar sebanyak-banyaknya. Ha ha..

Sebenarnya caranya mudah, cukup dengan berkomitmen untuk mengelola website (blog) secara serius. Sayangnya, susah sekali untuk menjaga konsistensi. Walaupun udah dibikin jadwal, target waktu, skema, diagram, apapun istilahnya itu, dst, dst, tetep aja susah. Yang penting usahaaaaaa..

Tapi jangan dikira untuk menjadi blogger profesional hanya dengan nulis-publish.. nulis-publish. Gak akan bisa dapat duit kalau cuma gitu, itu hanya level blogger paling basic (gayanya..). Dibutuhkan banyak senjata agar bisa menaklukkan Google. Dan masing-masing senjata itu butuh kesabaran dan skill tingkat dewa agar bisa memakainya.

Apa artinya perang, jika ternyata lawan punya benteng beton yang tinggi, sedangkan kita hanya bersenjata bambu runcing dan anak panah. Nope, kita harus punya Tank, Peluncur Roket, Rudal, Granat, Laser, Pesawat Drone, Nuklir kalau perlu. Intinya, untuk menjadi blogger profesional, benar-benar dibutuhkan keahlian tingkat tinggi agar tidak kalah menanggung malu.

Saat melatih skill tempurku (wuih..), bahkan aku sempat kehilangan akun Google Adsense Non Hosted tiga kali. Sayang sih, tapi gak apa-apa, segala hal butuh pengorbanan.

Mengenai keahlian menulis, keahlian dalam hal SEO, dll, dll, itu urusan belakangan. Ternyata, berdasarkan pengalaman jutaan tahunku malang melintang di dunia blogging, yang paling penting adalah keahlian untuk menjaga akun Goggle Adsense agar tetap aman. Biar gak mati di tengah-tengah medan perang.

Cukup basa-basinya, gak nyambung lagipula. 


Cara meningkatkan visitor blog
RCTI oke..
Ngomong-ngomong soal Google Adsense, saat ini aku masih punya 8 akun Google Adsense. Ada puluhan blog (dan puluhan Channel Youtube) yang harus kuurus. Tepatnya ada 5 blog TLD (Top Level Domain), sisanya blog dummy (blog cepot - blog gratisan) untuk membangun jaringan. Semuanya anonim (karakter fantasi) dan mempunyai niche yang berbeda-beda. Maklum, bukan tipe orang yang gila popularitas, justru malah takut terkenal, makanya semua admin kubikin anonim (atau nama panggung?). Padahal tujuannya biar bisa bebas berekspresi aja. Ha ha..

Sebagiannya adalah blog luar (berbahasa Inggris), Sebagian lagi mixed blog (indo-luar), dan paling banyak adalah blog indo (berbahasa Indonesia). Tapi yang paling gencar kuurus paling hanya 10 blog (5 blog TLD, 5 blog cepot).

Di luar semua itu, blog ini (admanda.com) adalah satu-satunya official personal blog (pakai nama asli pula). Paling jarang kuurus, padahal TLD, kasian banget. Soalnya bingung juga mau posting apa. Mana ada orang yang mau baca diary orang lain. Ha ha.. Setiap ada ide (yang menurutku) bagus pasti kutulis di blog lain, blog ini khusus jurnal kehidupan aja.

tutorial-blogger-adsense
Seniman gagal

Did you know, hampir semua orang besar punya jurnal kehidupan. Sejak jaman dulu, dari penjelajah, petualang, ilmuwan, dll, semua punya jurnal kehidupan. Sebagian ditulis sendiri, sebagian lagi memakai co-writer. Marcopolo misalnya, dia bikin jurnal agar orang-orang generasi sesudahnya tau jalur-jalur pelayaran. Raja-raja bahkan menulis di atas batu bikin prasasti untuk kebanggaan anak cucunya. Bahkan Nabi pun punya jurnal kehidupan (hadist) yang awalnya ditulis para Sahabat sebagai co-writer Nabi. Dan Masih banyak lagi contohnya.

Empu Gandring pembuat keris, kenapa dia dikenal sampai sekarang. Padahal banyak Empu-empu lain yang mungkin skillnya lebih hebat dibanding Empu Gandring. Jawabannya karena Empu Gandring menulis jurnal kehidupan (kitab).

Para penemu menulis jurnal agar karyanya abadi, bisa juga untuk evaluasi agar karyanya bisa lebih dipelajari dan kesalahannya bisa disempurnakan generasi selanjutnya. Intinya, menulis itu penting. Jika gak bisa bikin history, minimal bisa bikin memory. Kan bisa untuk kenangan, dibaca-baca lagi besok kalau udah pensiun. Ha ha..

Yang penting jangan menulis hal-hal cengeng. Gak ada Raja-raja Jawa yang membuat prasasti isinya hal-hal cengeng. Tulislah hal-hal yang bagus. Tapi kalau mau bikin blog yang isinya diluar adat, bikinlah blog anonim, kek saya. Ha ha.. Bahkan saya punya blog khusus yang isinya cuma nggrundel dan ngedumel. You know, banyak hal bodoh di dunia ini yang perlu diluruskan (gayanya..). Ya Walaupun keluar dari koridor, asal gak melanggar hukum, tujuannya kan cuma berbagi ide dan pemikiran.

Enak jaman sekarang, bisa nulis di blog, gak kebayang susahnya nulis di batu. Kalau aku nulis di blog tujuannya jelas, selain sharing ide dan pengalamanku yang gak penting, juga dalam rangka merampok Google. Ha ha..

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending