Saturday, May 21, 2016

Cara Menyemai Cabai Rawit Menggunakan Kotak Persemaian Portable

with 0 Comment
Cara Menyemai Cabai Rawit Menggunakan Kotak Persemaian Portable
Box semai bikinan si Anwar

Ada banyak cara menyemai cabe rawit. Salah satunya menggunakan kotak persemaian seperti pada foto di atas. Kelebihan dari cara semai seperti ini adalah kotak ini portable, alias bisa dipindah-pindah. Mudah dibikin sendiri dan bisa tahan lebih dari tiga tahun, cukup awet.

Selain mudah digunakan, kotak persemaian cabai portable ini juga hemat lokasi (box ukuran 0.5 m bisa muat entah berapa ribu bibit) dan juga lebih efisien dalam hal pemupukan awal (lebih irit). Mudah dalam perawatan dan aplikasi, yaitu aplikasi saat bibit cabe sudah siap tanam ke lahan terbuka. Bibit tidak perlu dicabut, cukup dengan mengiris tanah menggunakan pisau, seperti mengiris agar-agar di dalam nampan plastik.

Kita tahu bahwa ketika menyemai cabai di bedeng persemaian, maka bibit cabai harus dicabut saat dipindah ke lahan terbuka. Hal ini beresiko merusak akar bibit cabai itu sendiri, juga bisa mengakibatkan layu jika tidak langsung ditanam. Tapi dengan kotak portable ini, kita bisa menanam bibit cabai sekaligus tanahnya. Jadi selain tidak akan merusak akar, bibit cabai juga akan tetap segar, karena pasokan hara dari tanah tidak terputus.

Kelemahan lain saat pemindahan bibit ke lahan terbuka dengan sistem bedeng yaitu, petani memerlukan wadah untuk mengumpulkan bibit (bisa ember, bisa box seperti ini). Gak mungkin petani mau repot mondar mandir memindahkan bibit satu per satu (atau dalam jumlah minimum segenggam tangan). Pasti dia memerlukan wadah tampungan agar bisa membawa bibit cabai ke lokasi tanam dalam jumlah lebih besar. Beda dengan kotak portable ini, bawa aja sekalian kotaknya ke lokasi tanam, gak perlu dua kali kerja.

Satu kelemahan lagi persemaian sistem bedeng. Seperti terlihat pada artikel ini : Persemaian Bibit Cabai Rawit di Kebunku, persemaian sistem bedeng memerlukan top cover (penutup atas - mini green house) untuk melindungi bibit dari paparan cuaca (panas dan hujan), dan juga untuk menjaga suhu ruang agar tetap konstan. Bisa menggunakan plastik, 1 rol harga ratusan ribu (tergantung ketebalan), bisa juga menggunakan paranet, 1 rol harga ratusan ribu - jutaan (tergantung kerapatan jaring - persentase penyerapan sinar matahari). Artinya, top cover = butuh dana lagi. Tapi dengan kotak portable ini, kita bisa meminimalisir hal itu, karena bisa dipindah kemanapun. Cari tempat teduh, bisa samping kabin (gubuk), bisa muter di bawah pohon rindang, dsb, dsb.

Pernah lihat Green House Garden yang udah profesional? Kenyataannya, gak ada satupun green house yang kulihat membuat persemaian (tanaman apapun) menggunakan sistem bedeng. Semua green house memakai box portable seperti ini, bisa jadi karena memang lebih efektif dan efisien, siapa tau.

0 comments:

Post a Comment

ADMANDA. Powered by Blogger.

Connect With Me

Artikel Acak

Lagi Trending